Jumat, 17 Mei 2013

Tips: atasi lampu redup skuter klasik (1 dr 5)


Sobat , skuter adl jenis motor yg unik.  Ciri unik ini menjadikannya punya banyak penggemar fanatik. Skuter dalam bahasa Italy berarti  Tawon , mungkin bodinya yg menyerupai  bokong Tawon. Menurut seorang penggemar skuter klasik, ada sedikit kendala di skuter yaitu daya sorot lampu yg kurang optimal , shg ada kendala jika touring malam hari. Sebelum kita bahas permasalahan ini, ada baiknya kita ulas dulu ttg perkembangan motor skuter . Skuter  sering diidentikkan negara Italy dg skuter  Vespa-nya .   Produsen Vespa ini didirikan  th 1946 di Florence  grup Piaggio Co. SpA, Italia.   Piaggio saat itu adl produsen kendaraan roda dua terbesar di Eropa.
Sebenarnya , tidak hanya Italy yg  mengembangakan produk skuter.   Ada banyak negara yg juga mengembangkan teknologi skuter (scooter)  seperti : Jerman, Perancis, Inggris, Amerika Serikat, Uni Sovyet (Rusia), India, Jepang dll.  Tahap awal kita bahas dulu skuter besutan negara Jerman.
1.    Scooter Jerman ,
Motor jenis skuter  mulai diperkenalkan sekitar tahun 1894 oleh  perusahaan Hildebrand and wolfmuller.

Namun dalam perkembangannya produk ini agak tersendat karena dianggap terlalu rumit bagi pengendara. Teknologi yang diusung juga masih mengadopsi teknologi lokomotif uap yang tidak efisien.   Skuter besutan  Hildebrand & Wolfmüller bermesin empat langkah 1.489 cc, berpendingin air. Kecepatan maksimalnya 45 km/jam. Jangan dibayangkan skuter ini seperti skuter yang kita kenal sekarang.  Skuter ini mirip dengan sepeda angin yang dilengkapi mesin. Tekonolginya masih menggunakan rantai.



Asal anda tahu, bhw jenis skuter ini  justru telah hadir di Indonesia (Hindia Belanda) sebelum diperkenalkan secara massal di negeranya sendiri (Jerman). Pemiliknya adalah orang Inggris, John C. Potter, yg sehari-hari bekerja sebagai Masinis Pertama di pabrik gula Oemboel Probolinggo, Jawa Timur. Ia memesan sendiri ke pabrik Hildebrand & Wolfmüller di Jerman. Pesanannya itu datang di tahun 1893, menjadikan Potter orang yang memiliki kendaraan bermotor pertama di Hindia Belanda (Indonesia). Sebab mobil baru masuk setahun setelahnya, 1894. Ya waktu itu Hindia Belanda dianggap sebagai negara yang maju di wilayah Asia Timur.

Akibat mengalami kekalahan dalam perang dunia II, maka kegiatan ekonomi dan kemasyarakatan negara Jerman hancur lebur. Salah satu cara untuk memperbaiki perekonomian Jerman pasca perang adalah mengembangkan  industri non militer atau untuk keperluan sipil.  Jacob Oswald Hoffmann pengusaha pemilik  pabrik sepeda di Lintorf,,Dusseldorf.  Ia mendapat  lisensi utama atas produk Vespa untuk seluruh Jerman Barat juga sebagian pasar Vespa di bagian Utara negara tersebut dan berhak atas export ke Belanda, Belgia serta Denmark.   

Tahun 1950, vespa versi Hoffmann mulai diperkenalkan . Perusahaan ini memproduksi vespa secara lisensi dari tahun 1950an sampai dengan tahun 1964. Tahun 1953, pabrik Hoffmann telah memproduksi lebih dari 400 unit Vespa setiap minggunya.   Akan tetapi memasuki tahun-tahun berikutnya angka produksi menurun hingga setengahnya.  Pada tahun 1954 model “Königin” (ratu) diperkenalkan dengan cahaya-fender dan lampu pada handlebar. Bagian Mesin dan bagian tubuh yang paling identik dengan model fender-cahaya italian.


Produsen Skuter yang ternama yang lain di  Jerman  adalah Heinkel . Heinkel  sebenarnya perusahaan pembuat pesawat tempur untuk keperluan perang   jerman yang didirikan pada tahun 1922 di Warnemünde.  Pesawat yang diproduksi antara lain jenis  Heinkel He-111 yang ditakuti sekutu, karena kemampuannya diatas rata-rata pesawat-pesawat tempur sekutu. 



Diera pasca perang, perusahaan pesawat tempur ini dilarang memproduksi alat-alat perang oleh sekutu.  Untuk itu manajemen pabrik  harus mengalihkan produksinya menjadi produ alat-alat keperluan sipil.  Heinkel  kemudian membeli lisensi dari Hoffmann ,yang kemudian mengeluarkan produksi Vespa pertama di tahun 1955. Heinkel tourist adalah besutan  andalannya. 



Produk skuter jenis Heinkel Tourist ini secara kualitas mengalahkan  skuter  aslinya yaitu Vespa atau Lambretta .  Adapun varian Heinkel Tourist , tercatat seperti  seri 101 A0 (1953-1954), 102 A1 (1954-1955), 103 A0 (1955-1957), 103 A1 (1957-1960), dan 103 A2 (1960-1965).

Bahkan media di Inggris menjulukinya sebagai Rolls-Royce-nya skuter. Tourist memiliki  teknologi dan kerangka baja tubular yang lebih berkualitas  yang disatukan dengan  panel bodi berbahan baja. Mesin Tourist sudah mengadopsi mesin 4 tak 150cc yang dianggap teknologi paling gres dijamannya.

Produsen skuter lain yang  ada di Jerman adalah Piaggio Messerschmitt Co.  Di era perang
Messerschmitt adalah pabrik pesawat tempur andalan jerman, dengan produk utamanya fihter
Messerschmitt bf 109, yang terkenal sebagai pesawat tercepat dimasanya. 



Dengan lisensi Piagio , Messerschmitt Co  mengeluarkan produksi Vespa pertama di tahun 1955.  Mereka mengeluarkan dua model yaitu 150 Touren 1-2 dan GS 1-3 yang diklaim lebih dahsyat.    T1 dan T2 mempunyai ban 10 inchi dan merupakan mesin 150 pertama.  



T2 mempunyai kabel kontrol terbuka / terlihat di luar.  GS1 mirip dengan T2 dengan kabel kontrol terbuka dan ban 10 inci tipe tertutup.  Hanya tersedia warna silver (kecuali model yang dieksport ke UK).   Mereka juga menyediakan purna jual dan service serta spare part bagi Vespa produksi Hoffmann. Kerjasama ini berlanjut hingga akhir tahun 1957.

Semoga bermanfaat

Bersambung ....
Sumber : Nanasemper VIO 063, ndalorkebo.blogspot.com, badjingan-scooter.blogspot. com , wikipedia, scooter.com dll

Tidak ada komentar:

Posting Komentar