Minggu, 05 Mei 2013

Seputar haji : Arafah (1 dr 2)



Allah SWT berfirman, yang artinya “Bukanlah suatu dosa bagimu mencari karunia dari Rabb kalian. Maka apabila kalian bertolak dari Arafah, berdzikirlah kepada Allah di Masy’aril Haram. Dan berdzikirlah kepada-Nya sebagaimana Dia telah memberi petunjuk kepada kalian; dan sekalipun sebelumnya kalian benar-benar termasuk orang yang tidak tahu.” (QS. Al-Baqarah: 198).

Saudaraku, Arafah adalah daerah terbuka luas sekitar 25 km di sebelah timur luar kota suci Mekkah, Arab Saudi. Di padang luas ini, hamparan batu dan pasir yang dikelilingi bukit-bukit batu cadas yang berbentuk mirip setengah lingkaran . Pada siang hari, tgl 9 Dzulhijjah berkumpulah jutaan umat Islam dari berbagai pelosok dunia untuk melaksanakan inti ibadah haji, ibadah Wukuf.

  
Dari sudut  bahasa ‘Arafah (عَرَفَة)  berasal dari fi‘l madhi (kata kerja lampau) ‘arrafa (عَرَّفَ) yang berarti ‘memperkenalkan’. Akar katanya adalah ‘arafa (عَرَفَ) yg artinya ‘mengenal’ (mengetahui), dan dari sini terbentuk beberapa kata lainnya, seperti kata ‘ârif (عَارِفٌ = orang yang bijaksana), ma‘rûf         (مَعْرُوْفٌ = kebajikan), ma‘rifah (مَعْرِفَة = pengetahuan yang mendalam tentang Tuhan), ta‘âruf (تَعَارُفٌ = saling mengenal), dan kata ‘urf (عُرْفٌ = adat kebiasaan).
Secara bahasa ‘arafah yg  berarti “mengenal”. Ada tiga  pendapat yang menyatakan mengapa tempat wuquf dalam ibadah haji ini  dinamai ‘Arafah :
·         karena tempat itu merupakan tempat pertemuan kembali di antara Adam dan Hawa setelah terpisah sekian lama sejak keduanya terusir dari surga. Di tempat ini mereka kembali saling mengenal;
·         karena di tempat ini manusia diharapkan lebih banyak mengenal Tuhannya melalui zikir, doa, dan berbagai ibadah lain;
·          karena di tempat ini manusia dari berbagai penjuru dunia berkumpul dalam rangka ibadah haji dan di sana mereka bisa saling mengenal satu sama lain.




 Arafah merupakan  sebuah lembah yang terletak di antara Muzdalifah dan Thaif. Terbentang mulai dari perbatasan kawasan Arafah sampai di gunung yang dinamakan Jabal Arafah. Yang mengelilingi lembah ini mulai dari arah timur berbentuk seperti setengah lingkaran.  Dilokasi ini jutaan manusia di puluhan ribu kemah-kemah  memuji dan memuja Allah SWT serta memanjatkan doa-doa untuk memohon ampunan  dan mendekatkan diri kepada Allah. Arafah disebut pula Masy’aril Haram, Al-Masy’ar Al-Aqsha, dan Ilal ala Wazn Hilal.




 
Di ujung sebelah selatan ada jalan menuju Thaif dan ujung utara terdapat Jabal Rahmah. Di sebelah barat terdapat sebuah bukit bebatuan, di tempat inilah Rasulullah berkhutbah. Di bawahnya terdapat sebuah musholla yang dikenal dengan nama mesjid Shakrat. Jarak antara batas awal Arafah dengan kaki gunung Arafah sekitar 1500 meter.



Selamat menunaikan ibadah haji saudaraku, semoga Aallah meridhai kita semua.

Semoga bermanfaat

Bersambung.......

Allahu ‘alam
Sumber : Buku Pintar Haji dan Umrah (HM Iwan Gayo), Lathoif Al Ma’arif, Ibnu Rajab Al Hambali, Eramuslim dll

Tidak ada komentar:

Posting Komentar